Saya pilih Jokowi, alasan sederhana :
Yang Pertama : Ketika
Jokowi Presiden, lo perhatiin orang2 di sekelilingnya. Bu Susi, Sri Mulyani,
Ganjar, Ridwan Kamil, Bu Risma, Azwar Anas, Nurdin Abdullah dll. Orang2 yg
punya reputasi & kinerja baik gak cuma di dalam negeri.
Sekarang coba merem,
bayangkan kalau Prabowo presiden. Orang2 seperti apa yg mendapatkan kekuasaan?
Fadli Zon, Amien Rais, Madani Ali Sera, Tifatul Sembiring, Habib Rizieq, Ratna
Sarumpaet, Akuntofa itu, dll.
Yg kedua : Program
Jokowi lebih jelas, gak sempurna, tapi lebih jelas. Pencabutan subsidi bbm,
pembangunan infrastruktur, nggak lagi Jawasentris dll.
Sekarang gue tanya :
apa program alternatif yg ditawarkan kubu Prabowo? Setiap kritik utang,
pertumbuhan ekonomi yg lambat, apa alternatif yg mereka tawarkan? Nggak ada.
Kita gak tau mereka mau ngapain kalau berkuasa.
Sekarang coba sebutin
satu orang yg lo percaya punya reputasi dari Tim Prabowo? Rizal Ramli? Lah dulu
udah kepilih jadi Menko nya Jokowi. Nggak ngapa2in juga kan.
"Jokowi banyak
tidak menepati janji kampanye. Memilih Jokowi berarti ketipu dua kali."
Iya, Jokowi layak kok diganti. Kinerjanya gak bagus2 amat. Tapi bukan oleh kubu
Pak Prabowo dan timnya. Kalau ada poros ketiga, gue akan sangat
mempertimbangkan.
Jokowi mau naikin
harga bbm itu empuk banget lho kalau mau diserang oposisi. Tawarkan program
alternatif, tawarkan kepemimpinan yg lebih kuat. Tapi apa yg wakil ketua
Gerindra lakukan? Iya, plesetin lagu anak-anak.
pernah mikir opsi
buat golput nggak karena kubu petahana kinerjanya masih jauh dari kata
memuaskan sama kubu oposisinya juga nggak kapabel sama sekali buat ngeganti
posisi kubu petahana?
Jangan, ada yg pernah
bilang kita disini bukan memilih pemimpin yang sempurna, tapi mencegah yang
jahat berkuasa.




